Shiba inu coin

Pasti banyak yang tahu tentang Shiba Inu, itu merupakan nama dari ras anjing asal Jepang. Anjing menggemaskan ini berukuran sedang, tinggi badan jantan sekitar 38 cm hingga 41 cm, sedangkan tinggi badan betina sekitar 35 cm hingga 38 cm dengan usia hidup 12-15 tahun.

Bagaimana dengan Shiba Inu versi crypto atau dengan kode SHIB? Crypto ini sempat menggemparkan karena mampu naik tajam dengan nilai/harga per tokennya yang super receh.

Pada saat artikel ini ditulis satu keping SHIB hanya seharga Rp. 0,10 ini sudah naik 462028% dibandingkan harga pembukan loh, bahkan rupiah kita yang bisa dibilang super murah pun masih lebih mahal dari crypto yang satu ini. Meski harga per coinnya begitu murah namun itu di karenakan jumlah koin/token yang tersedia. Tidak tanggung-tanggung, total supply nya adalah 1,000,000,000,000,000 SHIB, tentu sangat banyak jika dibanding rata-rata supply dari koin dan token lain.

Apakah aman membeli SHIB?

Sama seperti kebanyakan crypto lainnya,  SHIB memiliki violitas yang tinggi, bisa naik dan turun dua digit persen dalam hitungan jam. Jadi, risikonya seharusnya tidak terlalu berbeda dari crypto lainnya. SHIBA berada di peringkat 48 coinmarketcap menunjukan bahwa crypto ini cukup dipercaya oleh banyak investor dan trader.

Apakah SHIB masih bisa naik?

Tentu, dengan kapitalisasi crypto yang semakin besar dan menarik minat investor baru berdatangan setiap harinya, peluan itu masih ada. Meski sekarang di angka Rp. 0,1 sudah naik 462.028% dibanding harga pembukaan, tapi bahkan pernah menyentuh Rp.0,5/SHIB dan saya yakin akan bisa mencatatkan rekor baru dalam waktu dekat.

Ambil contoh dogecoin yang bisa memiliki nilai begitu tinggi dibanding banyaknya jumlah koin mereka yang beredar termasuk inflasi koin baru dari hasil penambangan. Berbanding dengan SHIB yang justru melakukan burn dan mengurangi coin yang beredar.