Ethereum sejarah

Ethereum (ETH) dikembangkan seorang remaja 19 tahun bernama Vitalik Buterin. Buterin akhirnya melontarkan ide ini ke organisasi Thiel Fellowship. Ia pun mendapatkan dana sebesar $100.000 untuk mengembangkan Ethereum.  Ethereum juga dibantu lewat penggalangan dana dimana dari sini didapatkan dana $18 juta.

Dibandingkan bitcoin, ethereum memiliki jauh lebih kelebihan karena di kembangkan ketika sistem blockchain sudah semakin dikenal dan matang. Ethereum juga memiliki pengembang yang jelas, berbeda dengan bitcoin, dimana pengembangnya adalah seorang/kelompok anonim.

Nah, tanpa panjang lebar lagi… mari ke pembahasan utama kita tentang sejarah cryptocurrency bernama Ethereum..

2014: pengembangan formal perangkat lunak dimulai melalui perusahaan Swiss, Ethereum Switzerland GmbH (EthSuisse).

2015 : Ethereum diluncurkan.

2016: Ethereum mengalami serangan peretasan anonim yang mengakibatkan 50 juta ether hilang dicuri. Hal ini menimbulkan pertanyaan dan keraguan terkait dengan keamanan platform. Dari masalah ini, komunitas ethereum terpecah menjadi dua blockchain, yaitu ethereum (ETH) dan ethereum classic (ETC).

2017: Harga mata uang ether tumbuh lebih dari 13.000%

Seiring berjalannya waktu hingga kini, ethereum mengalami perkembangan yang signifikan, sehingga mendorong jaringan yang lebih besar. Kesuksesan ethereum menarik dukungan dari banyak perusahaan Fortune 500. Sebagai mata uang kripto, Ether bisa digunakan untuk bertransaksi.juga termasuk membeli NFT.  Hingga memungkinkan organisasi membangun smartcontract/token sendiri di bawah jaringan ethereum.